Dalam upaya mewujudkan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, SMAN Mojoagung menghadirkan sebuah program baru bernama Podcast Pesantren SMANEMA-JO. Program ini lahir dari gagasan dan arahan Bapak Drs. Waras, M.MPd, Kepala SMAN Mojoagung, yang ingin menghadirkan ruang pembelajaran berbasis nilai-nilai keagamaan dan Pancasila melalui media yang dekat dengan generasi muda.
Podcast ini dikemas dengan format Ngaji Bareng OSIS, sehingga para siswa dapat lebih akrab, santai, namun tetap serius dalam menyelami nilai-nilai spiritual. Dalam tayangan kali ini, Bapak Waras tampil sebagai pembicara utama sekaligus pembimbing. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, beliau menekankan bahwa menjadi generasi berilmu adalah syarat utama untuk menapaki jalan kehidupan dengan benar.
Menurut beliau, ilmu bukan hanya sekadar kumpulan pengetahuan, tetapi cahaya yang akan menuntun langkah manusia menuju kebaikan. Oleh karena itu, selain mengingatkan pentingnya menuntut ilmu, beliau juga memberikan bekal berupa kajian tajwid, terjemah lafadziyah, serta penghayatan makna Al-Qur’an, agar siswa terbiasa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sekaligus memahami kandungannya.
Pada edisi perdana Ngaji Bareng OSIS SMANEMA-JO, Bapak Waras membahas materi penting dengan tema:
-
Perintah Membaca Ta’awudz
-
Membaca Basmalah Menurut Sunnah (H.R. Muslim No. 400)
-
Fungsi Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup
-
Tata Cara Membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid
-
Keutamaan Membaca Al-Qur’an bagi umat Islam
Melalui pembahasan yang mendalam, siswa diajak untuk menyadari bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas ibadah, tetapi juga jalan untuk membentuk kepribadian yang religius, rendah hati, serta berjiwa sosial sesuai nilai-nilai Pancasila.
Program Podcast Pesantren SMANEMA-JO ini diharapkan mampu menjadi ikon baru SMAN Mojoagung dalam memperkuat identitas sekolah sebagai pusat pembelajaran yang religius, nasionalis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan memanfaatkan media podcast, siswa dapat terus mengakses materi kapan saja dan di mana saja, sehingga proses penguatan karakter dapat berjalan lebih efektif dan menyenangkan.
Sebagai penutup dalam setiap sesi, Bapak Waras selalu menegaskan bahwa generasi yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan mengamalkan Pancasila adalah generasi yang akan mampu membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan.

