Mojoagung, 16 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMA Negeri Mojoagung melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi kepada veteran pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN Mojoagung untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dan veteran yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara. Perwakilan SMAN Mojoagung yang terdiri atas murid dan guru mengunjungi kediaman dua veteran, yaitu Bapak Mat Sampir, Pangkat Golongan D, dan Bapak Joesoep Hadi Mudjali, Pangkat PELTU.
Kedua veteran tersebut merupakan sosok yang memiliki pengalaman langsung dalam berbagai perjuangan mempertahankan tanah air. Keduanya turut terlibat dalam Pemberontakan PRRI dan PERMESTA tahun 1960 di Manado, perjuangan dalam Irian Barat, perang Indonesia–Malaysia terkait wilayah perbatasan, serta Perang Timor Timur.
Kedatangan rombongan SMAN Mojoagung disambut dengan hangat oleh kedua veteran. Dalam suasana penuh kekeluargaan, beliau berdua berbagi cerita dan pengalaman tentang perjalanan pengabdian mereka ketika turut membela bangsa dan negara.
Para murid dan guru mendengarkan dengan seksama berbagai kisah yang disampaikan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata bahwa kemerdekaan dan kedaulatan bangsa yang dinikmati generasi saat ini diperoleh melalui perjuangan, pengorbanan, keberanian, dan pengabdian yang tidak mudah.
Melalui kegiatan anjangsana ini, murid tidak hanya belajar sejarah melalui buku dan pembelajaran di kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mendengarkan secara langsung pengalaman dari para pelaku sejarah yang pernah mengabdikan diri untuk negara.
Kepala SMAN Mojoagung, Bapak Mu’alim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa jasa para veteran bukan sekadar cerita sejarah yang perlu dikenang, tetapi harus menjadi inspirasi dan nilai yang diteruskan oleh generasi muda.
“Jasa para veteran bukan sekadar cerita sejarah yang kita dengarkan, tetapi merupakan warisan perjuangan yang harus kita hargai dan teladani. Generasi muda perlu memahami bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini tidak diperoleh dengan mudah. Karena itu, tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan belajar, berprestasi, menjaga persatuan, memiliki rasa tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan anjangsana merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi murid. Melalui interaksi langsung dengan para veteran, diharapkan tumbuh rasa hormat terhadap perjuangan para pendahulu serta semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian anjangsana kemudian diakhiri dengan foto bersama serta penyerahan tali asih dan cendera mata sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi keluarga besar SMAN Mojoagung kepada para veteran.
Melalui kegiatan ini, SMAN Mojoagung berharap semangat perjuangan para veteran dapat terus hidup dalam diri generasi muda. Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus diisi dengan karya, prestasi, persatuan, dan pengabdian demi kemajuan Indonesia.

