SMA Negeri Mojoagung Gelar Doa Bersama dalam Untaian Nada dan Dakwah

Mojoagung, 18 Juli 2025 – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Aula SMA Negeri Mojoagung saat digelarnya acara “Doa Bersama dalam Untaian Nada dan Dakwah”, sebagai penutup dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2025. Kegiatan ini mengusung tema besar “Dari SMANEMA-JO untuk Anak Bangsa”, dengan subtema “Jatim: Gerbang Baru Nusantara”, sebagai wujud sinergi antara nilai spiritualitas, pendidikan karakter, dan penguatan keluarga.

Acara yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta, terdiri atas orang tua/wali murid kelas X dan guru, ini menghadirkan dua tokoh inspiratif:

  • Pingky Hidayati, S.Psi., M.Psi., Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang,

  • Hj. Nur Cita Qomariyah, M.Kom.I., C.MC, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA sekaligus Pengasuh Ponpes Digiepreneur Al Yasmin.

Kegiatan ini turut menjadi momen duka bagi keluarga besar SMAN Mojoagung atas wafatnya Ibu Ninuk Latifah, S.Pd., Guru Bahasa Indonesia yang dikenal berdedikasi tinggi. Beliau berpulang ke rahmatullah pada hari yang sama dengan penyelenggaraan acara ini. Seluruh peserta bersama-sama memanjatkan Al-Fatihah sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi almarhumah.

Suasana semakin syahdu saat grup sholawat El-Kiswah Surabaya membawakan untaian sholawat dan doa dengan lantunan merdu yang menggugah hati. Lantunan sholawat ini menambah kekhusyukan acara dan memperkuat atmosfer spiritual yang menyentuh seluruh hadirin.

Sembari menunggu kedatangan narasumber utama, Drs. Waras, M.MPd., selaku Kepala SMA Negeri Mojoagung, turut menyumbangkan lagu religi Putri Muslimah dan Engkau karya Rhoma Irama. Beliau kembali diminta menyanyikan lagu Keramat dan Kehilangan di sela ceramah, yang diiringi tepukan tangan dari seluruh peserta, menciptakan suasana haru dan hangat secara bersamaan.

Dalam sambutannya, Drs. Waras menyampaikan filosofi mendalam mengenai arti kekayaan sejati yang bukan terletak pada materi, melainkan pada kekayaan hati dan iman.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh orang tua/wali murid kelas X di SMA Negeri Mojoagung. Kekayaan yang sesungguhnya adalah hati yang bersyukur. Dari kekayaan itu, kita bisa berinvestasi untuk akhirat. Doa kami, semoga putra-putri Bapak/Ibu menjadi anak yang sholeh, berilmu, dan bermanfaat. Di sekolah ini, kami berkomitmen membentuk generasi yang berakhlak agamis dan berjiwa Pancasila,” ujar beliau.

Dalam sambutannya, Pingky Hidayati, S.Psi., M.Psi., menyampaikan apresiasi tinggi kepada SMAN Mojoagung atas penyelenggaraan acara yang tidak hanya religius dan edukatif, tetapi juga menggandeng keluarga sebagai mitra utama pendidikan.

“SMAN Mojoagung pernah menyandang gelar RSBI dan sampai sekarang tetap menunjukkan kualitas dan konsistensinya dalam berprestasi. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah. Orang tua harus proaktif mendampingi, karena anak-anak hanya berada di sekolah sekitar 8 jam. Selebihnya adalah peran rumah dan lingkungan,” tegas beliau.

Acara dilanjutkan dengan ceramah interaktif yang disampaikan oleh Hj. Nur Cita Qomariyah, M.Kom.I., C.MC. dengan gaya yang ringan, menghibur, dan menyentuh. Pesan-pesan yang disampaikan menyentuh sisi spiritual dan psikologis peserta, baik orang tua maupun siswa.

“Jangan menggantungkan kebahagiaan pada orang lain. Bahagialah tanpa syarat. Kita harus mendidik anak-anak kita untuk mandiri secara mental dan emosional, serta membekali mereka dengan ilmu yang akan menjadi bekal hidupnya. Dari hobi bisa lahir profesi, dari bakat bisa menjadi masa depan,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan bahwa proses mendidik generasi bangsa membutuhkan sinergi yang kuat antara guru, orang tua, dan lingkungan. Dengan metode dakwah yang menyenangkan dan dialogis, ceramah beliau disambut penuh antusias.

Kegiatan ini menjadi titik akhir dari MPLS Ramah 2025, sekaligus tonggak awal perjalanan para siswa baru di SMA Negeri Mojoagung. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang pembentukan karakter, spiritualitas, dan cinta tanah air.

Dengan semangat “Dari SMANEMA-JO untuk Anak Bangsa”, SMA Negeri Mojoagung berkomitmen menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam keimanan dan kepribadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *